Pohon yang Jadi ‘Inspirasi’ Dr. Seuss untuk Kisah The Lorax, Tumbang

Pohon yang Jadi ‘Inspirasi’ Dr. Seuss untuk Kisah The Lorax, Tumbang

V9NEWS – Sebuah pohon yang dianggap udah menginspirasi kehadiran pohon Truffula di dalam The Lorax, film yang diangkat berasal dari buku cerita Dr. Seuss, dilaporkan udah tumbang. Pohon cemara Monterey yang bernama ilmiah Cupressus macrocarpa itu sebelumnya berdiri tegak di kawasan Ellen Browning Scripps Park, menghadap ke pantai La Jolla, San Diego, California, Amerika Serikat.

Menurut Tim Graham, juru bicara Departemen Taman dan Rekreasi San Diego, pohon cemara itu diperkirakan udah berusia 100 tahun. Pohon itu memang tidak cukup berwarna-warni dibanding pohon Truffula di dalam kisah The Lorax. Kendari demikian, penduduk setempat mengenalnya sebagai salah satu “pohon Lorax” di kawasan tersebut.

Pohon cemara itu sanggup diamati segera berasal dari tempat tinggal Theodor Seuss Geisel atau Dr. Seuss yang berada di puncak gunung di La Jolla. Dr. Seuss tinggal di tempat tinggal itu selama puluhan tahun berasal dari tahun 1948 hingga ia meninggal terhadap tahun 1991. Di tempat tinggal itu pula Dr. Seuss menghabiskan hidupnya untuk menulis dan melahirkan banyak buku, termasuk The Lorax yang diterbitkan terhadap tahun 1971. JUDI KARTU HOKI

he Lorax sendiri mengisahkan mengenai hewan berkumis mirip monyet yang mengusahakan mempertahankan pohon Truffula dari keserakahan orang-orang korporat. Kisah ini mungkin besar terinspirasi dari kehidupan nyata. JUDI KARTU HOKI

Menurut para peneliti, The Lorax mungkin besar diangkat dari kisah monyet patas yang tinggal di taman safari di Kenya, Afrika Timur. Hal ini didasarkan terhadap warna dan kumis panjang yang khas dimiliki monyet patas, dan ini keluar mirip bersama hewan yang ada di dalam film The Lorax. JUDI KARTU HOKI VIA PULSA

Menurut Dominy, profesor antropologi di Dartmouth College di New Hampshire, Amerika Serikat, nasib monyet pantas di Kenya hampir dipastikan mirip bersama nasib hewan di film The Lorax. Populasi mereka makin berkurang, begitu pula bersama hutan daerah mereka hidup.

Dalam 15 tahun terakhir, populasi monyet patas menyusut setengahnya. Dan pergantian iklim mempunyai mereka kepada situasi yang lebih parah.

Adapun soal “pohon Lorax”, menurut Graham, belum diketahui kenapa pohon cemara Monterey itu sanggup tumbang. “Pohon ini sebenarnya sudah tua. Namun, ilmuwan pohon mengatakan bahwa pohon ini masih dalam suasana baik,” ujar Graham, sebagaimana dilansir Live Science.

Artikel ini dipersembahkan oleh | V9NEWSJUDI ONLINE AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYAJUDI POKER ONLINE JUDI CEME ONLINE JUDI CAPSA ONLINE JUDI DOMINO ONLINE AGEN POKER ONLINEAGEN CEME ONLINEAGEN CAPSA ONLINE AGEN DOMINO ONLINE CAPSA SUSUN – JUDI CAPSA SUSUN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *